Kembali ke blog
WebsiteTerbit 4 menit baca

Website Dua Bahasa untuk Bisnis: Kapan Perlu dan Cara Merawatnya

Website dua bahasa bisa membuka pasar baru, tetapi juga menggandakan pekerjaan perawatan. Berikut cara menilai kebutuhannya dan mengelolanya dengan rapi.

Bola dunia yang menampilkan benua Asia dan Asia Tenggara dari dekat
Foto oleh bady abbas di Unsplash

Menambahkan versi bahasa Inggris pada website sering terdengar seperti langkah wajar bagi bisnis yang ingin terlihat profesional. Namun website dua bahasa bukan sekadar tombol ganti bahasa. Setiap halaman, harga, dan pengumuman harus tersedia dan tetap akurat dalam dua versi. Artikel ini membantu Anda menilai apakah bisnis Anda benar-benar membutuhkannya, dan bila ya, bagaimana membangunnya agar tidak menjadi beban.

Kapan website dua bahasa layak dibuat

Pertanyaan utamanya sederhana: apakah ada pelanggan atau mitra penting yang lebih nyaman membaca dalam bahasa Inggris? Beberapa situasi yang biasanya menjawab ya:

  • Anda melayani wisatawan asing, ekspatriat, atau keluarga internasional di Indonesia.
  • Anda menjual produk ke pembeli luar negeri atau sedang menjajaki ekspor.
  • Calon mitra, investor, atau institusi yang Anda dekati berasal dari luar negeri.
  • Layanan Anda bisa dikerjakan jarak jauh untuk klien di negara lain.

Sebaliknya, bila hampir semua pelanggan Anda berasal dari kota yang sama dan berbahasa Indonesia, energi Anda mungkin lebih bermanfaat untuk memperbaiki konten bahasa Indonesia, menambah artikel, atau mempercepat website. Versi kedua yang jarang diperbarui justru bisa merusak kesan profesional.

Dua bahasa yang sebenarnya, bukan tombol terjemahan otomatis

Widget terjemahan otomatis memang murah, tetapi hasilnya sering kaku, bisa salah pada istilah produk, dan biasanya tidak dibaca dengan baik oleh mesin pencari. Website dua bahasa yang layak punya ciri berikut:

  • Setiap bahasa punya alamat sendiri, misalnya halaman Indonesia di alamat utama dan halaman Inggris di bawah /en.
  • Teks ditulis atau disunting oleh orang yang memahami bahasa dan produknya, meskipun draf awal dibantu mesin.
  • Pengunjung bisa berpindah bahasa kapan saja dan tetap berada di halaman yang setara.
  • Website tidak memaksa pindah bahasa hanya berdasarkan lokasi pengunjung, karena banyak orang asing di Indonesia tetap ingin membaca dalam bahasa Inggris, dan sebaliknya.

Hreflang: memberi tahu Google versi mana untuk siapa

Hreflang adalah penanda di kode halaman atau di sitemap yang memberi tahu Google bahwa dua halaman berisi konten yang sama dalam bahasa berbeda. Dengan hreflang, Google bisa menampilkan versi bahasa Indonesia kepada orang yang mencari dalam bahasa Indonesia, dan versi Inggris kepada pencari berbahasa Inggris. Tanpa penanda ini, kedua versi bisa dianggap saling bersaing atau salah satunya kurang terlihat.

Hal ini tidak perlu Anda kerjakan sendiri, tetapi sebaiknya Anda tanyakan kepada developer: apakah setiap halaman punya pasangan bahasa yang ditandai dengan hreflang, dan apakah sitemap mencantumkan kedua versi?

Satu sumber data untuk harga dan informasi penting

Masalah paling umum di website dua bahasa adalah informasi yang tidak sinkron. Harga sudah naik di versi Indonesia, tetapi versi Inggris masih menampilkan harga lama. Jadwal sudah berubah di satu bahasa, tetapi tidak di bahasa lainnya. Solusinya adalah memisahkan data dari teks.

Harga, jadwal, nomor kontak, dan daftar produk sebaiknya disimpan di satu tempat, lalu dibaca oleh kedua versi bahasa. Dengan begitu, Anda cukup mengubahnya sekali. Teks yang memang perlu diterjemahkan, seperti deskripsi dan judul, disimpan dalam berkas terpisah per bahasa dengan kunci yang sama, sehingga mudah dicek apakah ada kalimat yang belum diterjemahkan.

Contoh nyata: website dua bahasa Numekara

Numekara adalah usaha pendidikan milik kami sendiri, dan websitenya tersedia dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Beberapa keputusan yang diterapkan di sana:

  • Semua halaman tersedia dalam dua bahasa, dengan versi Inggris di bawah /en.
  • Sitemap mencantumkan hreflang, ditambah data terstruktur dan RSS.
  • Harga program dibaca dari satu file berjadwal, bukan ditulis ulang di setiap halaman dan setiap bahasa.
  • Teks antarmuka disimpan dalam berkas pesan terpisah untuk bahasa Indonesia dan Inggris.
  • Pelacakan iklan baru aktif setelah pengunjung memberi persetujuan, di kedua versi bahasa.

Hasilnya, perubahan harga cukup dilakukan sekali dan langsung berlaku di kedua bahasa. Tim tidak perlu mencari satu per satu halaman yang menyebut angka tersebut.

Pekerjaan yang ikut bertambah

Sebelum memutuskan, perhitungkan juga pekerjaan rutin yang muncul. Setiap artikel baru perlu ditulis dua kali. Setiap promo perlu pengumuman dalam dua bahasa. Form, pesan konfirmasi, email otomatis, dan halaman kebijakan privasi juga perlu versi kedua. Tentukan sejak awal siapa yang bertanggung jawab atas versi bahasa Inggris dan berapa lama jeda yang masih bisa diterima antara terbitnya versi Indonesia dan versi Inggris. Tanpa kesepakatan ini, versi kedua cenderung tertinggal.

Langkah berikutnya

Mulailah dengan mencatat siapa saja pembaca berbahasa Inggris yang benar-benar Anda layani dan halaman mana yang paling penting bagi mereka. Jika daftarnya pendek, Anda bisa memulai dengan beberapa halaman inti dalam bahasa Inggris, lalu menambah halaman lain seiring kebutuhan. Yang penting, rancang strukturnya sejak awal agar harga dan data penting hanya diubah di satu tempat.